Selasa, 19 Januari 2010

Perspektif baru

Sudut pandang baru, hasil pemikiran yang lebih baru, membuat kita tercerahkan atas hal - hal yang membelenggu. Satu - satu bagian mulai nampak, dari yang tersembunyi, sampai bagian yang terhalangi, akhirnya ter temukan / dapat di temukan. Untuk memulainya, kita hanya butuh mengganti posisi kita, merubah beberapa hal yang penting untuk kita saat itu karena hal yang kita anggap penting, justru seringkali membuat kita mengalihkan perhatian kita akan satu hal yang sedang kita coba untuk memfokuskan diri.

Mengamati, dari beberapa sudut yang berbeda, akan menimbulkan hasil pengamatan yang berbeda pula. Apakah nampak indah, cocok, dan serasi?? Kita akan tahu tak lama kemudian. Atau bahkan sisi - sisi buruknya pun akan semakin banyak terlihat hingga memudahkan kita untuk melakukan rekonstruksi ulang apabila kita inginkan.

Tapi, setidaknya kita semua telah tahu, sudut berbeda, akan dapat menghasilkan hasil akhir yang berbeda pula, bagaimana kita melangkah, menentukan, dan merancang, tidak lah lepas dari hasil pemikiran otak kita. Maka, selalu jaga kondisi otak kita, dan nanti, suatu saat ketika kita membutuhkan, kita akan sadar, otak kita telah banyak membantu kita sebagaimana kita merawatnya.

Perspektif baru, jalan baru, hidup baru yang lebih baik...

Thank you..

^^

Jumat, 01 Januari 2010

Saling memahami

Dalam hidup ini, kita dituntut untuk terus aktif.
Karena terus beraktifitas adalah kunci agar kita dapat bertahan dari berbagai peristiwa yang kita hadapi setiap hari.

Problema, dilema, dan romantika, tak jarang turut serta mewarnai. Hingga membuat hal yang biasa jadi tak biasa. Lebih kompleks dari hal - hal yang sebelumnya.

Setiap langkah kita, pilihan kita, hidup kita, berbeda satu sama lain. Jika kita melakukan tindakan A belum tentu orang lain bisa melakukan tindakan A seperti yang kita lakukan. Namun begitu juga sebaliknya, jika seseorang melakukan tindakan B, kita pun sangat mungkin tidak bisa melakukan tindakan B dengan hasil seperti yang di lakukannya. Dua hal tersebut hanyalah contoh kecil dari betapa banyaknya perbedaan di dunia ini.

Tersirat maupun tersurat, perbedaan tetaplah perbedaan. Kecocokan antara satu dan lainnya tidak bisa dipaksakan. Kita pun harus memahami itu. Karena untuk membuat orang lain memahami kita, kita pun harus turut memahami mereka. Lebih baik mari kita mulai dari diri kita sendiri. Dengan demikian kian lama kita akan terbiasa, serta dapat dengan mudah memahami orang lain, tanpa harus ada dorongan tertentu.

Kita hidup di satu dunia, dalam dunia yang sempit. kemanapun kita pergi, kita dapat senantiasa bertemu orang yang sama. Maka pahamilah satu sama lain, dan hidup kita akan jadi lebih nyaman.

Untuk hidup yang lebih baik, kita harus melakukan tindakan yang lebih...

REGARDS

^^